Rambut Patah: Kenali Penyebab dan Solusi Perawatannya yang Tepat

Apa Itu Rambut Patah dan Bedanya dengan Rambut Rontok?

Sering kali kita bingung membedakan antara rambut rontok dan rambut patah, padahal keduanya memiliki penyebab dan solusi yang berbeda.

  • Rambut rontok: Terjadi ketika helaian rambut terlepas dari akarnya di kulit kepala. Biasanya, rambut rontok memiliki ujung akar kecil berwarna putih.
  • Rambut patah: Terjadi ketika batang rambut patah di tengah, bukan dari akar. Helai rambut terlihat tidak merata panjangnya dan tidak memiliki akar. Kondisi ini sering tampak seperti rambut mencuat pendek atau ujung bercabang (split ends).

Penyebab Utama Rambut Patah

Rambut patah terjadi ketika rambut menjadi kering, rapuh, dan kehilangan kekuatan alaminya. Berikut beberapa penyebab yang paling umum:

1. Kurangnya Kelembapan

Dehidrasi adalah penyebab utama rambut rapuh. Rambut yang kehilangan kelembapan akan terasa kaku, kusam, dan mudah patah, terutama saat disisir atau ditata.

2. Penggunaan Alat Pemanas Berlebihan

Alat seperti catokan, hair dryer, dan curling iron bisa merusak lapisan pelindung (kutikula) rambut. Paparan panas tinggi membuat rambut kehilangan kelembapan dan menjadi rapuh.

3. Proses Kimia Rambut yang Agresif

Prosedur seperti bleaching, pewarnaan, atau pelurusan menggunakan bahan kimia keras yang merusak struktur rambut secara mendalam, menyebabkan rambut mudah patah.

4. Teknik Menyisir yang Salah

Menyisir rambut terlalu kasar, apalagi saat masih basah, dapat menarik helai rambut hingga patah. Kondisi rambut basah adalah saat rambut paling rapuh.

5. Gaya Rambut yang Terlalu Ketat

Gaya rambut seperti kuncir kuda atau kepang ketat memberikan tekanan berlebih pada batang rambut, menyebabkan patah secara perlahan.

6. Kekurangan Nutrisi

Asupan gizi yang buruk dapat melemahkan struktur rambut. Kekurangan vitamin B, biotin, zinc, dan zat besi dapat menyebabkan rambut kehilangan kekuatannya.

Baca Juga : Model Rambut untuk Wajah Bulat

Treatment untuk Mengatasi Rambut Patah

Walau helai rambut yang sudah patah tidak bisa disambung kembali, Anda tetap bisa melakukan perawatan untuk memperkuat rambut yang tersisa dan mencegah kerusakan lanjutan.

1. Potong Rambut Secara Teratur (Regular Trim)

Langkah sederhana namun efektif untuk menghilangkan ujung bercabang dan mencegah kerusakan merambat lebih jauh.

2. Lakukan Perawatan Pelembap Mendalam (Deep Conditioning)

Gunakan masker rambut atau hair cream yang kaya nutrisi. Lakukan perawatan ini minimal seminggu sekali untuk menjaga kelembapan rambut.

3. Gunakan Produk Penguat Ikatan Rambut (Bond-Building Products)

Produk seperti Olaplex membantu memperbaiki ikatan internal rambut yang rusak akibat panas atau bahan kimia, mengembalikan kekuatannya dari dalam.

4. Hindari Panas dan Proses Kimia Berlebih

Beri waktu rambut untuk “bernapas.” Kurangi penggunaan alat panas dan batasi proses kimia. Jika harus menggunakan alat styling, selalu gunakan heat protectant.

5. Perhatikan Cara Menyisir Rambut

Gunakan sisir bergigi jarang dan sisir rambut dari ujung ke pangkal secara perlahan. Hindari menyisir rambut saat masih basah, atau gunakan sisir khusus rambut basah.

6. Nutrisi dari Dalam

Rambut sehat dimulai dari pola makan seimbang. Konsumsi ikan, telur, alpukat, kacang-kacangan, dan sayuran hijau untuk mendapatkan nutrisi penting seperti protein, omega-3, dan zat besi.

Kesimpulan

Rambut patah bukanlah masalah permanen. Dengan memahami penyebabnya dan menerapkan langkah perawatan yang tepat, Anda bisa mengembalikan kesehatan, kekuatan, dan kilau rambut Anda.
Mulailah dari perubahan kecil — seperti memangkas ujung rambut, memakai masker rambut rutin, dan menjaga pola makan sehat — untuk hasil yang terlihat nyata.

Baca Juga : Atasi Rambut Rontok Setelah Melahirkan