Pernah merasa khawatir saat melihat rambut menumpuk di sisir atau menyumbat saluran kamar mandi? Rambut rontok memang kondisi yang umum terjadi. Namun, jika jumlahnya berlebihan dan berlangsung terus-menerus, bisa jadi ada kebiasaan sehari-hari yang tanpa sadar memperparah kerontokan tersebut.
Secara normal, rambut rontok sekitar 50 hingga 100 helai per hari. Jika lebih dari itu, penting untuk mengevaluasi pola perawatan dan gaya hidup Anda.
Berikut ini adalah kebiasaan yang menyebabkan rambut rontok tanpa disadari serta cara mencegahnya.
1. Menyisir Rambut Saat Masih Basah
Rambut dalam kondisi basah berada pada fase paling rapuh. Batang rambut menjadi lebih elastis dan mudah tertarik.
Menyisir rambut saat basah dapat menyebabkan:
- Rambut patah
- Ujung bercabang
- Kerontokan lebih banyak
Solusi:
- Keringkan rambut sekitar 70 hingga 80 persen sebelum menyisir
- Gunakan sisir bergigi jarang
- Hindari menarik rambut terlalu keras
2. Terlalu Sering Menggunakan Alat Pemanas
Hair dryer, catokan, dan curling iron memang membantu menata rambut lebih cepat. Namun, suhu tinggi yang digunakan secara rutin dapat:
- Merusak protein keratin rambut
- Mengurangi kelembapan alami
- Membuat rambut kering dan rapuh
Akibatnya, rambut menjadi lebih mudah patah dan rontok.
Solusi:
- Gunakan heat protectant sebelum styling
- Atur suhu pada tingkat rendah hingga sedang
- Kurangi frekuensi penggunaan alat panas
3. Mengikat Rambut Terlalu Kencang
Gaya rambut seperti ponytail, kepang ketat, atau sanggul yang terlalu kuat bisa menyebabkan tekanan berlebih pada akar rambut.
Kondisi ini dikenal sebagai traction alopecia, yaitu kerontokan akibat tarikan terus-menerus pada folikel rambut.
Jika dibiarkan, kerontokan bisa menjadi permanen.
Solusi:
- Hindari mengikat rambut terlalu ketat
- Gunakan ikat rambut berbahan lembut
- Variasikan gaya rambut agar akar tidak terus tertarik
4. Keramas dengan Air Terlalu Panas
Air panas memang terasa nyaman, tetapi bisa berdampak buruk pada kesehatan rambut.
Air dengan suhu tinggi dapat:
- Menghilangkan minyak alami kulit kepala
- Membuka kutikula rambut secara berlebihan
- Membuat rambut kering dan mudah patah
Solusi:
- Gunakan air suam-suam kuku saat keramas
- Bilas akhir dengan air sedikit lebih dingin untuk membantu menutup kutikula rambut
5. Pola Makan Rendah Nutrisi
Rambut membutuhkan nutrisi untuk tumbuh kuat dan sehat. Kekurangan zat tertentu dapat menyebabkan penipisan rambut.
Nutrisi penting untuk rambut:
- Protein
- Zat besi
- Zinc
- Vitamin B kompleks
- Vitamin D
Diet ketat atau anemia sering menjadi pemicu utama rambut rontok.
Solusi:
- Konsumsi makanan tinggi protein seperti telur dan ikan
- Perbanyak sayuran hijau
- Pertimbangkan suplemen jika diperlukan
6. Stres Berlebihan
Stres berkepanjangan dapat memicu kondisi yang disebut telogen effluvium. Pada kondisi ini, rambut memasuki fase istirahat lebih cepat dan rontok secara massal.
Gejalanya:
- Rambut rontok tiba-tiba
- Kerontokan merata di seluruh kepala
Solusi:
- Kelola stres dengan olahraga atau meditasi
- Istirahat cukup
- Jaga kualitas tidur
7. Kebiasaan Merokok
Zat kimia dalam rokok dapat mengganggu sirkulasi darah ke kulit kepala. Akibatnya, folikel rambut kekurangan oksigen dan nutrisi dapat menjadi penyebab rambut rontok.
Merokok juga dapat:
- Mempercepat penuaan rambut
- Meningkatkan risiko kebotakan dini
Solusi:
- Kurangi atau hentikan kebiasaan merokok
- Perbaiki pola hidup sehat
Tips Tambahan Cara Mencegah Rambut Rontok
Selain menghindari kebiasaan di atas, lakukan langkah berikut untuk menjaga kesehatan rambut:
Gunakan Sampo Sesuai Jenis Kulit Kepala
Pilih sampo yang diformulasikan khusus untuk rambut rontok atau sesuai kondisi kulit kepala Anda.
Pijat Kulit Kepala
Pijatan lembut saat keramas dapat membantu melancarkan sirkulasi darah dan merangsang pertumbuhan rambut.
Gunakan Bahan Alami
Beberapa bahan alami yang dikenal membantu memperkuat akar rambut antara lain:
- Lidah buaya
- Minyak kelapa
- Minyak rosemary
Gunakan secara rutin untuk hasil optimal.
Kapan Harus Waspada?
Jika rambut rontok melebihi 100 helai per hari, berlangsung lebih dari tiga bulan, atau disertai penipisan signifikan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis.
Diagnosis yang tepat membantu menentukan apakah kerontokan disebabkan faktor hormonal, genetik, atau kondisi kesehatan tertentu.
Kesimpulan
Rambut rontok tidak selalu disebabkan faktor keturunan. Banyak kebiasaan sehari-hari seperti menyisir rambut basah, penggunaan alat panas berlebihan, hingga stres dapat memperparah kerontokan juga termasuk penyebab rambut rontok.
Dengan mengenali penyebabnya dan melakukan perawatan yang tepat, Anda dapat menjaga rambut tetap kuat, sehat, dan tidak mudah rontok. Konsistensi dalam merawat rambut adalah kunci utama untuk mempertahankan mahkota alami Anda.
