Memakai hijab merupakan bagian dari keseharian banyak muslimah. Namun, penggunaan hijab dalam waktu lama dapat membuat kulit kepala lebih mudah berkeringat dan lembap, terutama jika rambut tidak dirawat dengan tepat.
Kondisi tersebut bukan berarti hijab secara langsung menyebabkan rambut rontok. Kebiasaan yang menyertai penggunaan hijab, seperti mengikat rambut terlalu kencang, memakai hijab saat rambut masih basah, atau kurang menjaga kebersihan hijab dan ciput, dapat meningkatkan risiko masalah rambut dan kulit kepala.
Penyebab Rambut Rontok pada Hijabers
1. Mengikat Rambut Terlalu Kencang
Mengikat rambut dengan kencang dalam waktu lama dapat memberikan tarikan terus-menerus pada akar rambut. Jika kebiasaan ini dilakukan berulang, rambut dapat mengalami kerontokan akibat tarikan yang dikenal sebagai traction alopecia.
Sebaiknya gunakan ikatan yang lebih longgar dan hindari mengikat rambut di posisi yang sama setiap hari.
2. Memakai Hijab Saat Rambut Masih Basah
Rambut yang masih basah kemudian langsung ditutup dengan hijab membuat kulit kepala berada dalam kondisi lembap lebih lama.
Selain membuat rambut terasa kurang nyaman, rambut dalam kondisi basah juga lebih rentan mengalami kerusakan akibat gesekan. Pastikan rambut sudah benar-benar kering sebelum menggunakan ciput dan hijab.
3. Kulit Kepala Terlalu Lembap
Aktivitas seharian menggunakan hijab dapat membuat kulit kepala berkeringat, terutama saat cuaca panas atau ketika banyak beraktivitas.
Kelembapan dan minyak yang menumpuk dapat membuat kulit kepala terasa gatal, berminyak, atau lebih mudah mengalami ketombe. Jika tidak ditangani, kondisi kulit kepala yang tidak sehat dapat mengganggu kenyamanan dan perawatan rambut.
4. Gesekan dengan Ciput dan Hijab
Ciput atau inner yang terlalu ketat dapat meningkatkan gesekan pada rambut dan kulit kepala. Penggunaan dalam waktu lama dapat membuat rambut lebih mudah kusut dan patah.
Pilih ciput yang nyaman, tidak terlalu ketat, dan memiliki bahan yang sesuai untuk digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
5. Jarang Mencuci Hijab dan Ciput
Hijab dan ciput bersentuhan langsung dengan rambut serta kulit kepala. Keringat, minyak, debu, dan sisa produk rambut dapat menempel pada kain.
Jika digunakan berulang kali tanpa dicuci, kotoran tersebut dapat kembali menempel pada rambut dan kulit kepala. Karena itu, jaga kebersihan hijab dan ciput dengan mencucinya secara rutin.
Cara Mencegah Rambut Rontok pada Hijabers
1. Pastikan Rambut Kering Sebelum Berhijab
Setelah keramas, keringkan rambut terlebih dahulu sebelum menggunakan ciput dan hijab. Anda bisa mengeringkannya secara alami atau menggunakan hair dryer dengan suhu yang tidak terlalu panas.
Hindari langsung mengikat dan menutup rambut yang masih basah.
2. Jangan Mengikat Rambut Terlalu Kencang
Gunakan ikat rambut yang lembut dan tidak memberikan tekanan berlebihan pada akar rambut. Saat berada di rumah atau sebelum tidur, lepaskan ikatan agar rambut mendapatkan waktu untuk beristirahat.
3. Pilih Hijab dan Ciput yang Nyaman
Gunakan bahan yang terasa ringan, nyaman, dan memungkinkan sirkulasi udara lebih baik. Bahan seperti katun atau voal dapat menjadi pilihan untuk aktivitas sehari-hari.
Yang tidak kalah penting, pastikan ukuran ciput tidak terlalu ketat sehingga menekan kulit kepala.
4. Rutin Membersihkan Hijab dan Ciput
Cuci hijab dan ciput secara rutin, terutama setelah digunakan seharian atau terkena banyak keringat. Jangan menunggu sampai kain mulai berbau untuk mencucinya.
Kebiasaan sederhana ini membantu menjaga kebersihan area yang bersentuhan langsung dengan rambut dan kulit kepala.
5. Rawat Kulit Kepala dengan Tepat
Perawatan rambut tidak hanya berfokus pada batang rambut. Kulit kepala juga perlu dijaga kebersihannya.
Gunakan sampo yang sesuai dengan kondisi kulit kepala dan bersihkan rambut secara rutin. Jika rambut mengalami kerontokan yang cukup banyak atau berlangsung terus-menerus, sebaiknya cari tahu penyebabnya daripada hanya mengganti produk rambut.
Apakah Rambut Rontok karena Hijab Bisa Dicegah?
Rambut rontok pada hijabers dapat diminimalkan dengan memperhatikan kebiasaan sehari-hari. Mulai dari memastikan rambut kering sebelum berhijab, menghindari ikatan terlalu kencang, memilih ciput yang nyaman, hingga menjaga kebersihan hijab.
Namun, kerontokan tidak selalu disebabkan oleh penggunaan hijab. Faktor genetik, perubahan hormon, stres, kekurangan nutrisi, kondisi kulit kepala, dan masalah kesehatan tertentu juga dapat menyebabkan rambut rontok.
Jika rambut rontok semakin banyak, muncul area rambut yang menipis, atau terjadi dalam waktu lama, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebab yang tepat.
Kesimpulan
Rambut rontok pada hijabers tidak selalu disebabkan oleh hijab, tetapi dapat dipengaruhi oleh kebiasaan dalam merawat rambut saat berhijab. Rambut yang terlalu sering diikat kencang, ditutup saat masih basah, atau terpapar gesekan dan kelembapan berlebihan membutuhkan perhatian lebih.
Dengan menjaga kulit kepala tetap bersih, memastikan rambut kering sebelum berhijab, memilih bahan yang nyaman, serta menghindari ikatan terlalu kencang, rambut dapat tetap terawat dan nyaman meskipun berhijab sepanjang hari.
